Yang memiliki Liverpool batalkan kenaikan harga tiket



Yang memiliki club Liverpool sudah membatalkan harga baru ticket laga seharga £77 atau sekitaran Rp1, 5 juta serta mohon maaf atas 'masalah' yang dikarenakan oleh pengumuman kenaikan harga ticket minggu kemarin. 

Beberapa ribu pendukung meninggalkan kursinya pada menit ke-77 saat Liverpool bermain imbang dengan Sunderland pada Sabtu (6/2) di stadion Anfield, jadi memprotes atas gagasan kenaikan harga ticket baru sebesar £77 sekitaran Rp1, 5 juta. 

Ticket laga Liverpool juga akan tetaplah ada pada harga £59 atau sekitaran Rp1, 1 juta, sesaat harga ticket untuk laga spesial juga sudah dihapuskan. 

Yang memiliki Liverpool, John W Henry, Tom Werner serta Presiden FSG Mike Gordon menerbitkan surat terbuka yang memerinci perubahan itu, menyusul apa yang mereka deskripsikan jadi " minggu penuh gejolak ". 

" Kami bertiga gelisah karna kami dipandang tidak perduli pada pendukung, kalau kami serakah, serta kalau kami memperoleh keuntungan pribadi semata dengan mengatas namakan club, " tercantum dalam pernyataan itu. 

" Malah demikian sebaliknya : itu tidak benar. " 

Club ini sudah akhiri kategorisasi laga - yang bermakna harga ticket juga akan sama untuk semuanya laga lepas dari siapa juga lawannya. 

Latar belakang tindakan protes 

Pada musim pertandingan yang akan datang, beberapa club Liga Primer juga akan memperoleh keuntungan dari hak siar tv sepanjang tiga th. awal sejumlah £5. 1miliar atau sekitaran Rp 98 trilyun- naik jadi sekitaran £8miliar atau sekitaran Rp155 trilyun dengan kontrak penyiaran luar negeri. 

Ketua Football Supporters' Federation (FSF) Malcolm Clarke sudah berkampanye supaya beberapa club menyalurkan kenaikan pendapatan besar itu pada pengurangan harga ticket. 
Manajer West Brom, Tony Pulis menyebutkan pada BBC Radio 5 live kalau beberapa club saat ini mempunyai " cukup uang untuk mensubsidi " ticket serta butuh di pastikan kalau club tidak " memerah serta memerah sekali lagi " beberapa pendukung. 

Dia merekomendasikan agara dalam laga tandang harga ticket diputuskan cuma sebesar £10 atau sekitaran Rp200. 000, hingga situasi di lapangan laga dapat menyamakan stadion-stadion Jerman berjalan " fantastis ". 

" Kita mesti kembalikan suatu hal pada pengagum, " kata Pulis. 
Ia mengakui, mungkin saja pernyataannya tidak searah dengan pemiliki West Ham, club tempatnya bekerja saat ini. 

" Pimpinan aku mungkin saja tidak ingin sekali lagi bicara pada aku sesudah aku menyebutkan hal semacam ini. "

Komentar